Cara Install dan Konfigurasi File Server menggunakan Samba

 Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakattuh


Halo semua kembali lagi dengan saya Henry Susanto, admin dari blog ini,pada kali ini saya ingin memberi tahukan cara menginstall dan mengkonfigurasi File Server menggunakan Samba. Sebelum itu apa itu File Server?  File Server adalah istilah yang merujuk pada server pusat di jaringan komputer yang menyediakan sistem file atau setidaknya bagian dari sistem file ke klien yang terhubung. Nah itu dia referensi sedikit mengenai dari pengertian File Server. Nah selanjutnya adalah bagaimana cara install dan konfigurasi File Server di dalam Virtual Machine (Debian yang sebelumnya kita install) 

Cara Install Debian sebelumnya

Pertama tama yang pasti adalah buka dulu Debian kita yang sudah di install, kemudian login sebagai root 



Lalu selanjutnya yaitu masukkan DVD pertama dari file iso Debian nya


Langkah selanjutnya ketikkan perintah apt-get install samba -y 

(Catatan : Oh ya mohon maaf teman teman screenshot tulisan nya tidak ada karena belum sempat tersimpan :"D)

Jika teman teman baru pertama kali install, memang resource package nya banyak sekali seperti ini, dan Jika memang sudah ter install maka akan ada tulisan seperti ini 

    samba is already newest version itu menunjukkan kalau samba nya sebelumya sudah terinstall. Ok? Lanjuttt!!





Nah, langkah selanjutnya kita akan mencoba mengkonfigurasi samba nya, dengan cara masukkan perintah nano /etc/samba/smb.conf jika sudah maka tampilannya seperti ini



Kalian scroll sampai paling bawah lalu tambahkan konfigurasi ini sebagai berikut


        [smkn54]

    path= /home/smkn54

    browserable = yes

    writeable = yes

    valid user = yes

    security = user

                                    Keterangan

path : Letak file-file yang ingin dibagikan

browserable : yes, berarti bisa dilihat oleh semua orang

writeable : yes, bisa ditulis, dan ditambahkan file atau folder lainnya di client

security : jika ditulis share berarti tanpa password, sebaliknya jika user berarti diberi password


Jika sudah buatlah direktori yang akan dishare nanti dengan cara masukkan command

mkdir /home/smkn54



Jika sudah berikan akses untuk membaca atau menulis folder, dengan cara masukkan command

chmod -R 777 /home/smkn54


Langkah selanjutnya yaitu menambahkan user/pengguna baru 

useradd smkn54


Langkah berikutnya yaitu memberikan password guna memberikan enkripsi dengan cara masukkan command 

smbpasswd -a smkn54   

(keterangan : dimana smkn54 adalah user yang sudah kita buat)


Restart samba nya dengan memasukkan command

/etc/init.d/samba restart



Nah semua sudah selesai, tinggal uji coba saja


Caranya tekan dan tahan logo Windows dengan R kemudian tulis //ip server nya seperti gambar dibawah



Jika sudah berhasil maka akan ada folder yang sudah dibuat tadi, itu tandanya sudah berhasil




            


Demikian cara install dan konfigurasi kali ini, semoga bermanfaat dan bisa di coba sendiri. Kurang lebihnya mohon maaf

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakattuh




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Program Input Menggunakan Python

Menghitung Nilai Rata Rata Mahasiswa

Memecahkan studi kasus menggunakan metode D & C, Merge Sort, Quick Sort, dan Binary Search.